7 Macam Sayuran Alami Yang Efektif Atasi Anemia

KURANG DARAH
KURANG DARAH

Sayuran penambah darah merupakan menu wajib lainnya bagi penderita anemia. Namun, jenis sayuran ini juga cocok untuk orang yang tidak punya masalah pada anemia.

Kekurangan darah adalah penyakit yang membuat korban membutuhkan sel darah merah. Akibatnya, seseorang yang mengalami efek dari kekurangan darah mengalami keadaan yang mudah lesu atau kelelahan. Maka dari itu alangkah baiknya mengkonsumsi obat alami dari alam. Obat alami yang dimaksud dapat berasal dari jenis makanan, buah-buahan, dan sayuran yang kaya zat besi.

Nah, berikut ini merupakan beberapa sayuran penambah darah yang menjadi obat tradisional untuk dikonsumsi oleh para penderita penyakit anemia.

1. Bayam

Bayam secara luas sudah dikenal sebagai sayuran penambah darah yang sangat bergizi. Satu mangkuk bayam sebanding dengan sekitar 6,5 mg zat besi. Kandungan ini sangat luar biasa untuk memenuhi keperluan zat besi di dalam tubuh Anda. Selain zat besi, bayam juga menyimpan kalsium, protein, serat, dan berbagai nutrisi penting lainnya.

2. Sayur Buncis

Buncis ternyata bisa juga menjadi obat penambah darah alami. Sebab sayuran buncis mengandung zat besi yang tidak sulit untuk ditemukan dan cukup mudah untuk di olah menjadi berbagai jenis masakan lainnya. Selanjutnya, kandungan vitamin dalam sayur buncis terbilang cukup lengkap, lho. Selain protein dan karbohidrat, sayur buncis juga menyimpan nutrisi dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Apalagi obat penambah darah satu ini setidaknya menyimpan 1 mg zat besi di dalam 100 gram buncis, sehingga mampu memenuhi 4% keperluan zat besi setiap hari Anda.

3. Kubis atau Kol

Kubis atau kol yang dimakan dapat memenuhi 3% dari kebutuhan zat besi setiap hari per 100 gram penyajian. Itu karena kandungan vitamin C per 100 gram di dalam kubis juga dapat melengkapi 61% keperluan harian Anda. Tak hanya itu, kubis juga kaya potasium yang berkhasiat untuk melancarkan peredaran darah. Dengan konsumsi sayuran satu ini sebagai penambah darah, Anda juga perlu menjaga tekanan peredaran darah supaya tetap normal.

4. Brokoli

Sayuran penambah darah ini menyimpan 6% zat besi yang diperlukan tubuh Anda dalam 150 gram sajian. Selain zat besi, brokoli juga menyimpan vitamin C ,K dan juga asam folat yang berkhasiat bagi tubuh. Terlebih lagi, kandungan vitamin C membantu proses penyerapan zat besi di dalam tubuh anda.

5. Daun Singkong

Selain dikenal dengan umbinya, daun singkong juga mudah dikonsumsi sebagai sayuran dengan kandungan gizi yang berbeda. Sebab daun singkong menyimpan vitamin A, B1, dan C seperti halnya mineral kalsium, fosfor, dan zat besi yang sangat baik untuk penambah darah. Daun singkong juga mempunyai cita rasa yang sangat nikmat, sehingga sering disajikan sebagai menu utama.

6. Sawi

Sayuran sawi mempunyai beragam manfaat untuk darah dan sistem kardiovaskular Anda. Zat besi dalam sawi bisa menjadi penambah darah, sedangkan vitamin A yang ada di dalamnya juga menambah pembentukan darah merah. Apalagi kadar potasium di dalam satu mangkuk sawi bisa mencukupi 20% kebutuhan setiap hari. Sedangkan mineral kalium di dalamnya bisa membantu menurunkan peredaran darah Anda.

7. Asparagus

Asparagus, yang diketahui sebagai sayuran yang rendah kalori, juga bisa menjadi pilihan penambah darah yang alami untuk penderita anemia. Terlebih lagi kandungan zat besi di dalam 100 gram asparagus tak tanggung-tanggung, yaitu 2,14 mg, atau setara dengan 16% keperluan zat besi harian Anda. Selanjutnya, zat mineralnya yang berbeda, khususnya kalsium, kalium dan fosfor.

Umumnya nutrisi asparagus juga berkhasiat bagi kesehatan ginjal Anda. Tetapi bagi Anda yang kurang suka dengan sayuran Anda bisa mengkonsumsi obat penambah darah yang dijual di apotek terdekat atau mintalah pada dokter anda tentang resep yang sarankan dokter untuk menambah darah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *